17 Des 2016 11:10

Judy: Wajah dan Tatapannya Adalah Setan

MyPassion
PARAH: Judy Malinowski (atas) Michael Slager (bawah) kondisi Judy saat ini. Foto: FACEBOOK, Gahaana Police Depatement

MANADOPOST– Hidup Judy Malinowski tidak akan pernah sama. Ibu dua anak berusia 31 tahun itu sekarang harus dirawat di RS setelah mengalami penyiksaan luar biasa. Pada Agustus 2015 kekasihnya menyiramkan Judy dengan bensin untuk kemudian dibakar.

Judy selamat, namun 80 persen tubuhnya habis terbakar. Dia sudah berada di rumah sakit selama 16 bulan. Kekasih sadis yang melakukan kejahatan itu pun sudah dihukum penjara selama 11 tahun. Tetapi, keadilan itu belum sampai pada penduduk Ohio, Amerika Serikat itu.

Pada Senin (12/12), pelaku, Michael Slager, 41, membela diri di pengadilan dengan menyatakan kalau dia tidak sengaja melakukan itu. Dia menklaim, korek yang digunakannya untuk menyalakan rokok terjatuh ke genangan bensin yang kemudian merambat ke Judy.

Judy sudah menjalankan 50 operasi. Tetapi dokter sepertinya sudah menyerah. Dokter mengatakan hidup Judy tidak akan lama lagi. Untuk kali pertama sejak kejadian itu, Judy bersedia berbicara kepada media di kamar RS tempatnya dirawat.

Saat sidang pengadilan berlangsung, Judy pun tidak bisa datang sebagai saksi karena kondisinya tidak memungkinkan. Akhirnya, wawancara pun dihelat. Judy mengatakan, Slager menyiramkan bensin di tengah pertikaian mereka. ”Wajah dan tatapannya, adalah setan. Saya tidak pernah mengenal manusia yang sangat jahat seperti itu. Dia hanya berdiri dan tidak melakukan apa pun saat tubuh saya terbakar,” ulasnya.

Akibatnya, tubuh Judy meleleh. Lebih dari 80 persen tubuhnya terbakar dengan level empat sampai lima. Dua jari kakinya harus diamputansi. Pun demikian kedua telinganya. Hampir dua tahun di dalam ICU, Judy masih belum pulih. Saat bernapas, dia dibantu ventulator. Tidak bisa berbicara karena pita telinganya rusak. Dia juga masih punya luka menganga di punggung dan bokong. Luka tersebut sulit di rekonstruksi. Judy juga dinilai tidak akan pulih karena dia kesulitan tengkurap. Dengan alasan itu, hukuman 11 tahun untuk Slanger sangat tidak tepat. ”Dia lolos dengan mudah,” sambungnya. (*/tia)

Kirim Komentar