13 Des 2016 14:20

Warga Mulai Borong Tabung Gas

MyPassion
KHAWATIR KELANGKAAN: Terpantau warga membeli dua tabung LPG di Desa Liwutung, Senin (12/12). Foto: Gregorius Mokalu/MP

RATAHAN — Pembelian tabung LPG 3 kg di luar kebutuhan normal mulai terjadi. Bahkan  tabung gas sekadar dibeli dan ditampung untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan jelang perayaan Natal 25 Desember. "Tadi saya beli dua," ungkap seorang warga Liwutung, Senin (12/12).

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri bahwa LPG akan sukar ditemukan di pasaran sewaktu mendekati Natal. "Mungkin tidak akan langka, namun harganya bisa melonjak dua kali lipat. Jadi sebaiknya sudah dilakukan antisipasi dengan membeli LPG dengan jumlah berlebih," tuturnya.

Jemi Ginsu, warga Molompar, berpendapat, upaya menampung tabung gas 3 kg secara berlebihan tidak perlu dilakukan. "Biarlah pemerintah yang melakukan kontrol terhadap peredaran tabung gas. Lagi pula bisa bahaya menyimpan tabung gas di rumah, bisa meledak apabila tidak diperlakukan dengan benar. Tapi lebih penting bahwa aksi menampung tabung LPG lah yang membuat langka hingga harganya menjadi naik drastis," nilai Ginsu.

Menurut Sekretaris Kabupaten Mitra Farry Liwe, kelangkaan kebutuhan pokok serta upaya pencegahan sudah dibahas bersama tim pengendali inflasi daerah pada rapat beberapa waktu lalu. Namun dikatakannya, dirinya menegur distributor LPG 'nakal' yang serampangan melakukan penyaluran. "Jangan ada distributor yang  salah bahkan sengaja menyalurkan LPG berlebih kepada satu orang. Pemerintah akan terus memantau agen atau distributor dalam melakukan penyaluran," pungkas Liwe.(gre/gel)

Kirim Komentar