13 Des 2016 14:28

Pria Ini Kepergok Gerayangi Tubuh Gadis 9 Tahun

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST—  Perbuatan tidak terpuji dilakukan HB (53) warga Desa Tounlet, Kecamatan Kakas. Lelaki paruh baya ini kepergok menyetubuhi seorang gadis belia di rumahnya. Kejadian ini pun bukan pertama kali. Sudah kali ketiga, Mawar (nama samaran, red) disetubuhi pria bejat ini.  Korban yang baru berumur 9 tahun diduga diperkosa hingga mengalami kerusakan di alat vitalnya.

Informasi yang dirangkum,  kejadian berawal saat korban sedang berada bermain di sekitar rumah sedangkan  orang tuanya tak berada di rumah karena sedang bekerja. Melihat ada peluang dan tak ada satupun yang melihat, tersangka kemudian menghampiri dan memanggil korban masuk ke rumahnya serta memaksa korban membuka pakaiannya. Tersangka juga langsung membuka bajunya dan menyetubuhi korban.

Tak lama, sementara menjalankan aksinya, keduanya dilihat seorang saksi. “Melihat kejadian itu, saya langsung mendatangi rumah dan mendobrak pintu rumah. Dia (pelaku, red) langsung melepaskan korban. Keduanya sudah dalam keadaan telanjang. Kemudian saya memanggil Kepala Jaga dan orang yang ada di sekitar rumah dan bersama-sama kami mengamankan pelaku Polsek Kakas,” kata saksi yang diketahui bernama Turis.

Terkait hal ini, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair melalui Kasubag Humas Polres Minahasa AKP Hilman Rohendi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan terhadap korban dan pengembangan kasus, sudah tiga kali pelaku menyetubuhi korban. “Perbuatan pelaku sudah yang ketiga kalinya melakukan perbuatan ini. Kejadian pertama kali terjadi pada November 2016, namun untuk hari dan tanggal tepatnya sudah tak diingat lagi korban,” ujar Rohendi.

“Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan mengajak korban sambil diancam akan disakiti bila memberitahukan ke orang lain. Dari keterangan pelaku juga mengakui bila kejadian yang pelaku lakukan sudah ketiga kalinya,” tuturnya. “Polisi saat ini telah mengamankan tersangka di Mapolres Minahasa serta sedang mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah saksi,” tutup Rohendi. (fgn/gel)

Kirim Komentar