13 Des 2016 12:50

Jaga Pola Makan, Desember `Sarang` Hipertensi

MyPassion

MANADO—Hati-hati. Hipertensi salah satu penyakit pembunuh di Kota Manado. Dari data yang didapat, 2014 sampai 2016 kasus hipertensi menduduki peringkat kedua dari 10 penyakit menonjol Kota Manado. Sebanyak 11.228 kasus hipertensi di 2016 (Januari-Agustus).

Kaitannya saat ini, sebagian besar warga Kota Manado menyambut perayaan hari Natal tak lepas dari aktivitas “makan-makan”. Seminggu ini, banyak ibadah pra Natal diselenggarakan. Di tiap kolom masing-masing jemaat, pasti dirayakan. Menjadi kebiasaan secara umum, ibadah wajib dirangkaikan dengan acara santap kasih bersama. Hal ini perlu diwaspadai, mengingat makanan yang dihidangkan tergolong ekstrim. Kesehatan perlu diperhatikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Robby Mottoh mengatakan, tiap bulan Januari angka kasus hipertensi paling tinggi. “Kita evaluasi, banyak orang kena dara tinggi,” ujar Robby. Ini disebabkan dari gairah makan yang tak terbendung. Akibatnya, makanan yang berbau kolesterol pun di hantam.

Namun, kata Robby, kebiasaan  warga Kota Manado tidak banyak mengkonsumsi makanan saat ada acara. “Masyarakat sudah tahu. Kalau ada acara, kebiasaan warga tidak makan banyak. Hanya sedikit. Mereka tahu, badan mereka sudah tidak bisa dimasukkan makanan yang bisa memicu darah tinggi (hipertensi),” ungkapnya. Dia juga mengatakan, tidak ada peningkatan jumlah kematian akibat Hipertensi. Hanya warga yang terkena hipertensi banyak.

Robby mengimbau agar warga Kota Manado untuk lebih memperhatikan makanan untuk dikonsumsi. “Apalagi yang sudah kena darah tinggi dan kolesterol. Makanan berlemak hewani harus dijauhkan,” imbaunya. Dia menyarankan untuk lebih memilih makan makanan ikan laut. “Kolesterol sangat rendah dan aman untuk kesehatan,” pungkasnya. Selain memilih-milih makanan, kata dia, olahraga menjadi salah satu faktor gaya hidup sehat. (jov/gel)

Kirim Komentar