09 Des 2016 10:53
Perahunya Hanyut, Langsung Ditangkap

Gunakan Perahu Katinting, Tersangka Cabul Kabur dari Lapas

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST—Penjagaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Tamako, Selasa (6/12) lengah. Pasalnya satu orang tersangka kasus cabul  titipan Polsek Tamako, berhasil melarikan diri dari tahanan. Tapi, tak butuh waktu lama bagi polisi untuk meringkus tersangka dan kembali menjebloskannya ke penjara.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan harian ini dari masyarakat, tersangka lari dari lapas sekira 17.00 Wita, dengan cara memanjat tembok dan melewati kawat berduri. Kemudian setelah sampai di luar, tersangka lari ke Pantai Tamako dan mencuri satu unit perahu lengkap dengan mesin katinting yang berada di belakang rumah penduduk. Kemudian tersangka naik perahu. Tetapi, di tengah perjalanan mesin perahunya mati di antara Pulau Kahakitang dan Bebalang. Berusaha menggayung tapi karena tidak kuat dan faktor kelelahan akibat tidak makan satu malam, tersangka membiarkan perahunya hanyut hingga terdampar di Kampung Bebalang Lendongan II, Rabu (7/12) lalu.

Kapitalaung Bebalang Alfred Silangen ketika dikonfirmasi wartawan koran ini, Kamis (8/12) kemarin, tak menampiknya. Menurut Silangen, sebelum tersangka tersebut terdampar, satu hari sebelumya warga Bebalang yang pergi menjual ikan di Tamako mendengar informasi ada tersangka yang lari dan membawa kabur perahu warna putih dengan mesin katinting. “Esok harinya mereka mendapati ada orang hanyut dengan menggunakan perahu warna putih. Warga langsung curiga itu tersangka sehingga langsung melaporkan kejadian itu di Polsek Tamako,” ceritanya.

Polsek Tamako yang mendapat informasi langsung bergegas menggunakan speed boat. “Akhirnya tersangka ditangkap lagi di Pantai Bebalang tanpa perlawanan dan langsung digiring ke Polsek Tamako,” tambahnya.

Terpisah, Kapolres Sangihe AKBP I Dewa Andyana ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan itu. “Yang kabur statusnya sebenarnya bukan napi. Melainkan tersangka yang dititipkan Polsek di Lapas Tamako. Sekarang sudah ditangkap. Untuk informasi lebih lanjut langsung konfirmasi ke Lapas Tamako,” ujarnya.

Kepala Cabang Lapas Tamako Widodo SPd menyebutkan, tersangka yang kabur namanya Pitra yang terlibat kasus pencabulan. Alasan Widodo, lolosnya tahanan dari lapas karena pihaknya kekurangan personel. “Di Lapas Tamako jumlah napi ada empat. Dijaga oleh satu petugas lapas,” kuncinya.(ite/gnr)

Kirim Komentar