05 Des 2016 10:31
Wajah Baru Dominasi Assessment

Pejabat Tidak Netral jadi Pertimbangan Mutasi

MyPassion
Ilustrasi

BITUNG – Wali Kota MJ Lomban dan Wawali Maurits Mantiri memastikan penyelenggaraan rolling pejabat pasca assessment. Lomban memastikan, aka nada banyak wajah baru yang ikut assessment. Hanya, pria populis dan merakyat ini tak memastikan apakah pendatang baru assessment juga dibidik untuk kabinet barunya nanti. Sifatnya terbuka. "Jadi tidak menutup peluang eselon III untuk bersaing memperebutkan jabatan dengan esselon II yang sebelumnya sudah mendapat jabatan," ujarnya.

Birokrat andal yang dimiliki Sulut ini menjamin assessment dilakukan dengan professional. "Saya akan menggunakan tim assessment yang profesional yang berasal dari luar Sulut agar penilaian profesional. Karena hasil assessment ini akan menjadi bahan pertimbangan saya, untuk menentukan pejabat mana yang akan dipercayakan memegang suatu jabatan,” terangnya.

Lomban juga mengungkapkan, terkait pejabat yang tidak netral pada Pilkada lalu, akan menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk memegang jabatan kembali. "Pastilah. Hal seperti itu, akan menjadi salah satu point pertimbangan," singkatnya sambil tertawa.

Beberapa pejabat yang memang diketahui tak mendukung MaMa, mengaku sudah pasrah. "Saya sudah tahu pasti saya sudah tidak akan dipercayakan memegang jabatan lagi. Namun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), saya siap diberikan kepercayaan apa saja. Selama itu masih dalam bidang saya," tutup perempuan ini.

Terpisah, pengamat pemerintahan, Rega Gorahe mengungkapkan, hal seperti ini biasa terjadi. "Karena tidak mungkin, kepala daerah akan memberikan jabatan, kepada orang yang tidak satu visi dan menunjang program kerjanya. Itu sama saja dengan bunuh diri," ucapnya. "Saya rasa assessment terbuka seperti ini, dapat melihat dengan benar, pejabat mana yang memang berkompeten. Selain itu, assessment ini sudah pasti akan berlangsung sengit," terangnya.(ctr-08/can)

Kirim Komentar