05 Des 2016 10:44

APK Ilegal Beredar, Paslon Diminta Taati Aturan

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST—Tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) terus bergulir. Saat ini tahapan kampanye sudah memasuki putaran keenam yaitu kampanye pertemuan terbatas, tatap muka, dan dialogis. Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus mengimbau kepada pasangan calon (Paslon) untuk menaati peraturan KPU. Seperti batas waktu pelaksanaan agar tidak melewati waktu sebagaimana yang ada di STTP. “Cuti bagi pejabat negara maupun pejabat daerah belum sepenuhnya dipenuhi. Sampai saat ini, baru 3 surat izin cuti yang dimasukkan ke KPU," ungkap Daendels Somboadile, Komisioner KPU Bolmong.

Dia menambahkan, yang paling menyolok adalah beredarnya alat peraga kampanye (APK) khususnya baliho paslon yang belum mendapat persetujuan KPU. "Dalam monitoring kami di beberapa titik, ada terpampang APK Paslon yang bukan difasilitasi KPU. Seharusnya mengacu PKPU,” tegas Somboadile.

Sebelum paslon menambahkan APK tersebut, katanya, harus mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari KPU baru bisa diadakan. Dan setelah diadakan penambahan, bukti pemesanannya pun harus disampaikan ke KPU," tambah Somboadile.

Kata dia, proses tahapan ini harus dimaksimalkan dengan baik dan jangan dilewatkan. "Beberapa kali telah kami imbau kepada paslon dan timnya masing-masing. Kami berharap, integritas tidak semata menjadi bagian penyelenggara. Tapi juga semua yang terlibat dalam proses pilbup termasuk paslon dan timnya," tandasnya.

Diketahui belum lama ini, KPU melakukan rapat koordinasi (Rakor) jelang penetapan Daftar Pemilih tetap (DPT). Rakor dipimpin Komisioner KPU Divisi Data Isnaidin Mamonto bersama Daendels Somboadile, Rully Halaa, dan Lilik Mahmuda. Juga dihadiri Panitia Pengawas (Panwas) oleh Irfan Manangin, dan Kadis Dukcapil Iswan Gonibala.

“Rakor tersebut bertujuan mencari kesamaan pemahaman akan data pemilih. Khususnya jaminan kepada wajib pilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya. Disdukcapil pun sepakat bekerja semaksimal mungkin bersama KPU. Untuk tuntaskan data pemilih. Semua potensi akan diperdayakan," sebut Isnaidin Mamonto.

Ditambahkan Mamonto, KPU memberikan apresiasi juga kepada panwas yang akan memberikan informasi terkait pengawasan. “Semoga dengan koordinasi ini, dapat memaksimalkan kesiapan pleno DPT yang akan dilaksanakan Selasa (6/12) nanti," tutupnya.(ctr-20/har)

Kirim Komentar