02 Des 2016 09:22

Kelulusan Ditentukan Sekolah, USBN Gantikan UN

MyPassion
Ilustrasi

JAKARTA – Kebijakan moratorium Ujian Nasional (UN) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, bukan hanya isapan jempol. Menteri asal Madiun, Jawa Timur itu telah memiliki roadmap untuk kebijakan tersebut. Implementasi hanya tinggal menunggu keputusan Presiden Joko Widodo.

Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, kemarin (1/12), Mendikbud membeberkan roadmap dan perubahan penyelenggaraan evaluasi akhir bagi pelajar. Dia menjelaskan, pada tahun depan evaluasi akhir pelajar akan ‘ganti kulit’ (berubah, red) menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Kelulusan akan ditentukan sekolah dengan basis nasional. Artinya, standar kelulusan ditentukan nasional.

Salah satunya dengan menyisipkan sejumlah soal yang disusun pihak sekolah. Ya, dalam USBN nanti para guru juga dibebani untuk meramu soal ujian evaluasi bagi siswa. ”Standar nasional kan bukan hanya soal. Nanti ada aspek lainnya. Ada di BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan),” ujar Mendikbud.

Perubahan ini diikuti oleh perubahan lainnya. Seperti, mata pelajaran yang diujikan. Ujian tak hanya pada beberapa mata pelajaran wajib seperti dahulu. Namun, ujian diselenggarakan untuk seluruh mata pelajaran. Pada jenis soal pun, tak hanya berupa pilihan ganda. Soal juga akan diisi dengan jenis soal esay.

”Karena kalau pilihan ganda saja hanya menyentuh level tiga pemikiran siswa. Tapi untuk melatih berpikir kritis, ini tidak cukup. Esay bisa lebih menggali kemampuan siswa dalam critical thinking-nya,” papar Mantan Rektor Universtias Muhammadiyah Malang itu.

123
Komentar
Kirim Komentar