30 Nov 2016 12:32

Asisten I Pucat `Disemprot` Wawali

MyPassion
BERANG: Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri memarahi Asisten I Hermanus Bawuo di depan lift Kantor Wali Kota Bitung, Senin (28/11). FOto: Don Populing/MP

BITUNG—Setiap pejabat harus pintar mengaplikasikan keinginan dan visi pemimpin. Apalagi perihal memajukan daerah. Kalau tidak, akan terjadi seperti Asisten I Setda Bitung Hermanus Bawuo, Senin (28/11). Wakil Wali Kota (Wawali) Bitung Maurits Mantiri berang terhadap Bawuo, yang dinilai lambat menindaklanjuti petunjuk. Pasalnya, Mantiri menginginkan rekomendasi Komnas HAM ke Pemkot Bitung dipublikasikan, tapi tidak dilakukan Bawuo. Sontak saja, ketika Mantiri bersua dengan Bawuo di depan lift, dia berang.

"Kok sampai sekarang tidak dipublikasi. Saya belum pernah baca di media," kata Mantiri dengan nada tinggi. Bawuo yang kena damprat, tekejut dan pucat. Dengan gelagapan, Bawuo menjawab, sudah menghubungi humas. "Saya sudah hubungi humas, untuk dipublikasikan," tutur Bawuo.

Namun Mantiri yang masih tidak puas, karena sepertinya sudah mengecek ke humas, terus menghardik degan wajah memerah dan suara makin meninggi. Menurut Mantiri, rekomendasi itu sangat penting untuk dipublikasi. "Karena ini terkait keberhasilan Pemkot Bitung menyelesaikan kisruh pembangunan masjid sehingga mendapat pujian dari Komnas HAM," terangnya.

Mantiri menginginkan, semua masyarakat tahu dengan hasil rekomendasi Komnas HAM itu.

"Karena prestasi itu, Pak Lomban (Wali Kota Bitung) diundang untuk membawakan seminar di Bojonegoron. Ini penting supaya masyarakat tahu. Saya menginginkan agar rekomendasi itu dipublikasi," tegas Mantiri.(ctr-08/can)

Kirim Komentar