29 Nov 2016 10:16
Oleh: Noldy Tuerah (Regional Economist)

Dana Transfer Andalan Daerah

MyPassion

DAERAH seperti Sulawesi Utara (Sulut) yang mengandalkan sumberdaya kelautan dan perikanan, pertanian dan perkebunan, pariwisata dan industri pengelolaan, sebagai sumber utama potensi fiskal. Potensi fiscal ini yang kemudian membentuk kapasitas fiskal (fiscal capacity) daerah.

Disisi lain, kebutuhan fiskal (fiscal need) daerah relatif lebih besar dibandingkan kapasitas fiskal (fiscal capacity) daerah. Selisih antara kapasitas fiskal (fiscal capacity) dan kebutuhan fiskal (fiscal need) disebut kesenjangan atau celah fiskal (fiscal gap) daerah.

Dana transfer dalam bentuk dana perimbangan dari pemerintah nasional (baca pusat) yang mengisi sebagian besar celah fiskal tersebut. Dukungan pemerintah melalui dana transfer untuk mendorong dan mengakselerasi pembangunan daerah dapat bergerak semakin cepat, dan kondisi ekonomi daerah semakin membaik serta meningkat pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi kemiskinan, dan memperkecil kesenjangan antar daerah.

Untuk Sulut, dana perimbangan menjadi sumber utama penerimaan pendapatan daerah. Dibandingkan dengan daerah lainnya yang mengandalkan industri, jasa, sumberdaya manusia, dan daerah yang memiliki mineral, gas, dan minyak. Daerah tersebut relatif lebih mandiri dari sisi penerimaan daerah menyebabkan kapasitas fiskal daerah lebih besar.

Daerah-daerah seperti ini, menerima dana bagi hasil pajak dan sumberdaya alam yang relatif besar jumlahnya. Serta mereka memiliki sumber penerimaan dari pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Selain itu, daerah tersebut didukung dengan kontribusi penerimaan beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berperan aktif turut mengelola sumberdaya daerah yang mendukung pergerakan ekonomi daerah. Seperti provinsi di seluruh pulau Jawa, beberapa provinsi di Sumatera dan Kalimantan, provinsi Bali dan Sulawesi Selatan.

2017 dana transfer yang terdiri dari dana perimbangan (Dana Transfer Umum dan Dana Transfer Khusus) dan dari dana insentif daerah (DID), keseluruhan sebesar Rp 2,4 triliun atau 67,6% dari total rencana pendapatan daerah Sulut sebesar Rp 3,5 triliun.  Sekitar 32,4% dari rencana total penerimaan daerah akan dipacu dari sumber pendapatan asli daerah (PAD) serta sumber penerimaan lainnya.

Target PAD 2017 sedikit di atas Rp 1 triliun untuk dapat menutupi rencana pendapatan daerah yang akan ditetapkan melalui APBD 2017. Jika menggunakan target ekonomi makro dengan pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 5,9%—nampak menggunakan asumsi pesimis dalam dokumen pengusulan RAPBD 2017—tantangan tersendiri untuk dapat mencapai target PAD.

Dinas Pendapatan Daerah Provinsi perlu sejak dini menyiapkan strategi khusus untuk menghimpun pajak daerah yang hanya didominasi oleh Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB). Karena sejak 2012 pertumbuhan kedua sumber pajak tersebut cenderung menurun, disaat kinerja pertumbuhan ekonomi daerah relatif lebih baik dari target pertumbuhan ekonomi 2017.

123
Komentar
  • MyPassion

    Pak Ardiansyah Putra
    04 Jan 2017 14:24

    Saya mau berbagi cerita kepada teman-teman melalui media internet yang dulunya saya berkerja sebagai tukang ojek yang pendapatan tak seberapa untuk menapkai istri dan ke-2 anak saya, namu suatu hari saya merasa kebingungan karna anak saya kepingin lanjut sekolah dan ingin mencapai cita-cita nya,namu saya berbicara dalam hati apakah anak saya bisah melanjutkan sekolah dan mencapai cita-cita nya sedangkan penghasiln yang aku dapatkan tidak tertentu berapa sehari cuma cukup/paspsan untuk buat makan aja. Dan aku merasa sedih melihrt anak-anak saya yang selalu termenung dia takut kalau putus sekolah, namu suatu hari aku berusaha mencari pinjaman kepada orang namun tak satu pun orang yang mau membantuku karna aku tak punya apa-apa yang bisa diambil sebagai jaminan, aku merasa kebingungan dan aku pasrakan pada yang maha kuasah karna kalau memang sudah takdir dan kehendaknyan pasti anak saya sudah tidak bisah lanjut sekolah lagi, kami terima atas ketidak sanggupan saya sebagai orang tua yang tidak mampu membiayai sekolah anak saya. namu suatu hari aku mengantar seseorang kedesa sebrang di situlah aku mendengar cerita pada teman-teman kalau AKI ARSO bisah membantu orang yang lagi kesusahan, namun saya dulunya tidak percaya dengan yang namanya peramal, tapi saya juga berpikir tidak ada salah aku mencoba, dan aku memikirkan anak saya yang penuh semangat ingin mencapai cita-cita nya, saya coba bergabung dan menjadi member AKI ARSO dan saya menghubungi AKI ARSO di nomor 085295323157 meminta angka jitu/gaib hasil ritual AKI,walau saya harus mencari pinjama uang untuk membayar mahar supaya aku bisa mendapatkan angka gaibnya, alhamdulillah atas pemberian dan bantuan AKI ARSO kami menang togel Rp.375 juta, atas keberasilan aku memenangkan togel semua hutang-hutang aku telah terlunasih. Termasuk uang pinjaman di koprasih, dan anak saya juga sudah bisah lanjut sekolah lagi mudah-mudahan bisah mencapai cita-cita yang selama ini dia impi-impikan dan sekarang kami sekeluarga mau berbagi kepada teman-teman semua jika anda mau merubah nasib seperti saya atau butuh angka jitu/gaib hasil ritual HUB AKI ARSO di 085295323157 atau kunjungi di http://mastertogelterbaru.blogspot.com dijamin 100% tembus dan saya sudah buktikan sendiri, bukan cuma pada saya tapi banyak orang yang berhasil melalui bantuan AKI ARSO, jika anda yakin dengan adanya angka gaib silahkan buktikan.
Kirim Komentar