25 Nov 2016 11:17

Tol Laut Tahuna-Surabaya Dibuka 2017

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST—Perekonomian di Kabupaten Kepulauan Sangihe 2017 mendatang akan lebih bergairah. Pasalnya, jalur tol laut yang bakal menghubungkan Tahuna-Surabaya, akan dibuka mulai tahun depan. Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koprasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Perindagkop dan UMKM) Olden Lahamendu BST SE MSi mengungkapkan, kalau sekarang jalur tol laut masih Tahuna-Makassar. Barang yang diangkut oleh konteiner dari Makassar terbatas hanya beras, gula, tepung dan semen. “Dengan masuknya barang dari tol laut dari Makassar, sedikit menekan harga beras, tepung dan semen yang ada di Sangihe,” jelasnya, kemarin.

Akan tetapi kata Lahamendu, masalahnya ketika konteiner kembali usai mengangkut kebutuhan pokok di Tahuna, maka saat kembali kembali nantinya kosong tidak isinya ke Makassar. Seharusnya bisa diisi dengan hasil bumi. “Tetapi karena di Makassar bukan pusatnya ekspor hasil bumi, para pengusaha tidak mau membawa hasil bumi ke Makassar. Pengusaha lebih memilih dijual ke Manado,” papar Lahamendu.

Lanjutnya, pihaknya sudah mengusulkan ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (RI) supaya jalur tol laut dapat dibuka dari Tahuna-Surabaya. “Kementerian Perdagangan sudah menyetujui jalur to laut Tahuna-Surabaya. Tetapi nanti mulai tahun 2017. Sebab sekarang anggaran subsidi yang tertatah di Kementerian untuk jalur tol laut sampai Makassar,” ungkapnya lagi.

Diungkapkan mantan Kepala Dinas PPKAD tersebut, jika jalur tol laut Tahuna-Surabaya sudah dibuka dampaknya sangat baik untuk kesejahteraan masyarakat. Karena pengusaha bisa menjual hasil bumi seperti kopra, cengkih dan pala langsung ke Surabaya. “Kemudian barang-barang yang dibawa dari Surabaya-Tahuna murah harganya. Sehingga tujuan tol laut menjaga perbedaan harga antara Sangihe dan Manado bisa terjawab sudah,” tandasnya.(ite/gnr)

Komentar
Kirim Komentar