24 Nov 2016 12:11

Wah!! Konsumsi Rica 305 Kg Per Hari

MyPassion

LOLAK—Konsumsi rica per hari masyarakat Bolaang Mongondow (Bolmong) cukup tinggi. Hal ini menyebabkan sering terjadinya inflasi (Harga umum) di Bolmong. Rata-rata per hari masyarakat Bolmong bisa mengonsumsi rica sampai puluhan kilogram (kg).

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Bolmong Taufik Mokoginta menerangkan, berdasarkan survei tim pertanian, rica sering mempengaruhi inflasi. "Hal ini disebabkan konsumsi masyarakat kita terhadap rica cukup tinggi. Misalnya di Kecamatan Lolak, dalam satu hari mencapai 30 kg konsumsi rica (lihat grafis, red),” ungkapnya.

Ditambahkan Mokoginta, selain konsumsi cukup tinggi, kondisi harga rica yang tidak stabil mempengaruhi inflasi. “Hari ini naik, esok turun lagi harganya. Selain itu, harganya ditentukan oleh pedagang yang sering memainkan harga," tambahnya.

Menurutnya, saat ini Bolmong sering melakukan impor rica di wilayah Provinsi Gorontalo. Selain Gorontalo, rica di Bolmong juga diimpor dari Makassar. Hal ini sering mempengaruhi harga yang banyak kali dinaikkan oleh pedagang. Mengantisipasi hal tersebut, pihaknya melakukan gerakan Bolmong menanam atas usul bupati. “Yaitu menyalurkan bibit rica dan ditanam di lahan masyarakat per keluarga, untuk mengantisipasi inflasi,” urai Mokoginta.

Sementara itu, salah satu masyarakat di Lolak, Welly Rahman menambahkan, harga rica sering tidak stabil. “Biasanya saya membeli di Pasar Lolak, harganya hanya Rp15 ribu per kilogram. Tapi saat ini naik mencapai Rp25 ribu,” pungkasnya.(ctr-20/fir)

Kirim Komentar