23 Nov 2016 10:16

Delapan Tersangka Pungli Prona Digiring ke Pengadilan

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST—Setelah 14 hari ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Tahuna. Delapan tersangka kasus pungutan liar (pungli) Program Nasional Agraria (Prona,) di Badan Pertanahan Nasional Kepulauan Sangihe, Senin (21/11) lalu, dikirim ke Manado guna menjalani sidang perdana.

Pantauan harian ini, dengan pengawalan petugas Polres Sangihe, delapan tersangka, SSB alias Siti, PDK alias Paulus, AK alias Anastasius, SLT alias Seiske, ABK alias Abdul, PK alias Pegi, TEND, alias Jimmy, ZNL alias Zakarias digiring ke Manado dengan kapal malam KM Terasanta.

Kejari Tahuna, melalui Kasat Intel Kejari Wayan Gedin Arianta SH MH, Selasa (22/11) kemarin, mengungkap, mereka dibawa ke Manado untuk jalani sidang perdana di pengadilan Tipikor. “Selama menjalani pemeriksaan delapan tersangka Pungli Prona akan ditahan di Manado,” bebernya saat dikonfirmasi.

Sebelunya kata Gedin, para tersangka dilimpahkan ke tahap dua oleh Kejari Tahuna pada 8 November lalu. “Karena semua telah memenuhi unsur baik objektif atau yuridis dimana tindak pidana yang disangka diancam hukuman 5 tahun penjara, atau lebih sesuai dengan pasal 21 ayat 4 KUHP,” jelasnya. “Ada juga unsur subjektif adanya keadaan yang menimbulkan kekhawatiran tersangka atau terdakwa melarikan diri, maka para tersangka dilakukan penahanan,” tandasnya.(ite/gnr)

Kirim Komentar