15 Nov 2016 10:55

`Rupanya Ada Nelayan Kaya yang Terima Bantuan`

MyPassion
PRIORITAS: Nelayan yang tidak mampu harus mendapat perhatian khusus dan bantuan dari pemerintah. Terpantau salah seorang nelayan tradisional berburu ikan dengan peralatan sederhana. Foto: Gregorius Mokalu/MP

MANADOPOST — Oknum nelayan yang meminta namanya dirahasiakan mencak-mencak di sekitaran Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan, Senin (14/11). Nelayan ini merasa sia-sia menunggu  hingga  tiga tahun, namun tak kunjung  menerima bantuan perahu penangkap ikan. Padahal menurutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) telah menggelontorkan anggaran sekira Rp200 juta pada APBD 2016 untuk pengadaan perahu penangkap ikan bersama peralatannya. Nelayan ini pun curiga ada pola pemberian bantuan yang kurang adil terhadap kaum nelayan. "Rupanya ada nelayan kaya yang menerima bantuan," ungkap pria ini kepada Manado Post, Senin (14/11).

Pria ini mengungkapkan, ada sejumlah indikasi yang bisa memperkuat pemikirannya itu. "Proposal-proposal-nya ada dan bisa dijadikan sebagai alat bukti. Kuat dugaan ada yang bukan nelayan," ungkapnya.

Namun dugaan nelayan asal Belang ini dengan tegas dibantah Kepala DKP Ir Djhony Ronsul MEng. Menurut Ronsul, hal-hal seperti itu kemungkinan kecil bisa terjadi. Dikarenakan pihaknya dengan sangat ketat melakukan verifikasi data kelompok nelayan penerima bantuan. Ditegaskannya, kelompok nelayan yang diketahui tidak ber-KTP nelayan sudah pasti tidak akan diberikan bantuan. "Perlu diingat bantuan berupa pengadaan perahu penangkap ikan itu sangat kecil. Rp200 juta saja. Sementara masyarakat yang terdata sebagai nelayan sangat banyak. Sekira 8.800 nelayan yang dibagi ke dalam beberapa kelompok. Artinya tidak mungkin dengan anggaran sebatas itu lantas bisa diberikan kepada semua nelayan," pungkasnya.(gre/gel)

Kirim Komentar