14 Nov 2016 12:48
10 Kategori Terbaik Berhasil Diraih

Harumkan Sulut, SMP Stela Maris Jawara Marching Band Nasional

MyPassion
HARUMKAN SULUT: Marching Band Stela Maris Tomohon saat mengikuti street parade BMBC VII di Bandung . Foto lain Kepala SMP Stela Maris Tomohon, Sr Rita Manuel bersama sejumlah piala penghargaan prestasi yang diperoleh, beberapa waktu lalu.

TOMOHON- Predikat Tomohon bukan hanya dikenal sebagai Kota Bunga. Tapi, Kota Marching Band (MB). Potensi MB Tomohon sudah bisa berbicara hingga tingkat nasional. Terbukti, MB Stela Maris Tomohon, berhasil menggondol juara umum dalam perhelatan Bandung Marching Band Championship (BMBC) VII 2016.

Jauh-jauh dari Tomohon, dengan pengorbanan biaya dan waktu, memberikan hasil membanggakan bagi sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Yesus Maria Yosep (YEEMYE) ini. Tak tanggung-tanggung, 10 kategori terbaik berhasil diraih, membuat piala bergilir juara umum bisa kembali ke Tomohon. 

Apresiasi dan syukur diungkapkan Kepala SMP Stela Maris Tomohon Sr Rita Manuel JMJ yang juga turut mendampingi anak-anak, berlaga di GOR Padjadjaran-Bandung 6-8 November lalu. "Sebenarnya saya merinding dan tidak bisa berkata-kata selesai melihat penampilan anak-anak. Juga karena ini pertama kalinya kami berlaga di ajang nasional," ungkap Suster Rita.

Setelah tampil, dirinya menemui anak-anak yang sedang menangis, seakan tak kuasa membendung air matanya. "Melihat anak-anak menangis haru, saya juga ikut menangis. Namun, seperti yang sudah dipesankan sebelum bertolak menuju Bandung, lakukan yang terbaik tak usah mementingkan juara terlebih dahulu," kenangnya.

Predikat yang diperoleh saat berlaga di Bandung sehingga memperoleh juara umum divisi senior, belasan piala yang diraih (lihat grafis, red). Dengan membawakan lagu medley bertemakan Emotion berhasil menjadi yang terbaik dari lawan-lawannya. Tidak hanya itu, sekolah ini baru saja memperoleh juara dua pertandingan bola voli putra antar SMP di Minahasa Utara, beberapa waktu lalu. Prestasi gemilang yang diraih tentu diimbangi lewat usaha dan kerja keras sekolah.

Selain itu, salah satu siswi menjadi utusan Sulawesi Utara mengikuti lomba Kihajar tingkat nasional, atas nama Chintami Masela, yang juga berhasil menjuarai lomba pidato bulan bahasa FBS Unima. "Dari segudang prestasi ini, tentu tidak menjadi tolak ukur pihak sekolah. Kami memberikan pemahaman, agar siswa tidak cepat puas dan mau berusaha dan belajar lebih keras lagi menjadi yang terbaik," tutup suster murah senyum ini. (ctr-07/vip)

Kirim Komentar