10 Nov 2016 09:59

KMK-ISKA Sukses Gelar Seminar Revolusi Mental

MyPassion
SINERGI: Dari kiri, Silverius Soeharso, Edwin Silangen, Hengky Kiroh dan Dr Flora Kalalo usai pembukaan Seminar Revolusi Mental di Unsrat, Selasa (08/11). / foto: Preisdi Rondonuwu/MP

MANADO—Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Universitas Sam Ratulangi bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Manado dan Alumni TOT Lemhanas Manado menggelar seminar nasional di Aula Rektorat Unsrat, Selasa (08/11). Seminar nasional ini mengangkat tema ‘Revolusi Mental untuk Penguatan Semangat Kebangsaan.’ Tampil sebagai pembicara tunggal dosen senior bidang psikologi bisnis di Universitas Pancasila Jakarta Silverius Soeharso. Silverius juga selaku pengajar Lemhanas RI.

Ketua ISKA Manado Dr Flora Kalalo dalam sambutannya mengatakan, peranan mahasiswa untuk menegakkan dan mempertahankan semangat kebangsaan penting. Untuk itu, mahasiswa harus terlibat melalui revolusi mental. “Agar mahasiswa menjadi salah satu pilar yang ikut memperkokoh nilai kebangsaan,” ujar pakar hukum ini.

Lanjut alumni TOT Lemhanas ini, ISKA dan KMK akan mem-follow up program ini. “Semangat revolusi mental harus meresap ke seluruh lapisan masyarakat. Sehingga masyarakat semakin paham tentang semangat kebangsaan itu sendiri. Dan mahasiswa dan alumni harus mengambil peran,” pungkas Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unsrat ini.

Di tempat yang sama, Rektor Unsrat Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsrat Hengky Kiroh mengatakan, tujuan akhir dari gerakan revolusi mental adalah terbentuknya karakter bangsa yang berintegritas, beretos kerja positif dan bergotong-royong. Di lain sisi, nilai cerminan karakter anak bangsa semakin terkikis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. “Bila diambil contoh, kita bisa lihat budaya antri, budaya tentang kebersihan lingkungan serta budaya tertib,” ungkap Kiroh.

Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey, mengapresiasi KMK Unsrat, ISKA Manado serta Alumni TOT Lemhanas yang telah menggelar seminar ini. Menurutnya, seminar nasional tersebut sangat berbobot dan sesuai semangat Nawacita pemerintahan saat ini. “Memang penting revolusi karakter bangsa sesuai Nawacita ke delapan. Dimana revolusi mental dipahami sebagai suatu gerakan seluruh masyarakat untuk mengangkat kembali nilai-nilai strategis bangsa,” ujar Silangen.

Sementara itu, Silverius Soeharso dalam uraian materinya berharap, nilai kebangsaan dan revolusi mental dimulai dari diri sendiri. “Ketika revolusi mental terwujud dari diri masing-masing, maka akan membangun revolusi mental bangsa secara kolektif,” katanya.(ctr-42/can)

Kirim Komentar