08 Nov 2016 09:08

Gloria Tersangka Penggelapan 2,6 M `Nginap` di Malendeng

MyPassion
TUTUP MUKA: Gloria, tersangka dugaan kasus penggelapan saat akan dibawa ke Rutan Malendeng dari Kejari Manado, kemarin. Foto: Paul Bawole/MP

KASUS dugaan penggelapan dana sebesar Rp2,6 miliar yang dilakukan tersangka berinisal GTN alias Gloria, Senin (7/11) kemarin, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado. Ini setelah penyidik Polresta Manado menyatakan berkas pemeriksaan Gloria sudah lengkap dan dalam status P21 (pelimpahan ke kejaksaan). “Jadi mulai hari ini (kemarin, red),  kami sudah menyelesaikan berkas perkara dan telah melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Manado. Tugas polisi sudah selesai,” beber Kanit III Bagian Harda Polresta Manado Ipda Herry Sumolang, sembari menyebutkan, tersangka yang selama 60 hari dititipkan di Polsek Wenang, sudah diantar penyidik ke Kejaksaan Negeri Manado.

Pantauan harian ini di Kejari, tersangka Gloria memang sudah berada di Kejari Manado. Setelah melalui pemeriksaan singkat, Gloria sore harinya, langsung dibawa ke Rutan Malendeng, sambil menunggu persidangan. Kejari pun sedang berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Manado untuk memulai sidang kasus ini. “Beberapa pekan ke depan persidangan direncanakan akan dimulai,” beber salah satu jaksa.

Diketahui, penelusuran harian ini, Gloria merupakan karyawati di UD Gala Jaya Bagian Keuangan sejak tiga tahun silam.  Namun ia akhirnya dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan penggelapan keuangan tempatnya bekerja. Dugaan penggelapan yang dilakukan dimulai sejak dua tahun lalu, tepatnya Agustus 2014. Selama dua tahun total uang yang diduga digelapkan sekira Rp2,6 miliar sesuai hasil audit perusahaan. (ctr-20/vip)

Komentar