04 Nov 2016 13:26

Waspada! Kasus DBD Meningkat

MyPassion
BASMI DBD: Kegiatan pengasapan yang dilakukan Dinkes Boltim di Desa Tombolikad. (Lucky Mamahit/MP)

TUTUYAN— Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), masih menjadi penyakit yang menakutkan bagi masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Saat ini, berdasarkan data Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit dan Wabah (P2P) dan Wabah Dinas Kesehata (Dinkes) Boltim, sudah ada 55 kasus. Meningkat dari 2014 hanya 43 kasus.

Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi mengungkapkan, kasus terbaru terjadi di Desa Tombolikad dan Desa Tutuyan. “Kita langsung melakukan tindakan fogging di daerah tempat tinggal penderita demam berdarah,” ujarnya.

Marsidi menambahkan, tindakan pengasapan merupakan tindakan terakhir untuk membasmi nyamuk Aedes agepty yang menjadi nyamuk pembawa virus. “Kesadaran masyarakat akan lingkungan sekitar menjadi langkah utama untuk mencegah demam berdarah,” tegasnya.

Selanjutnya menurut Marsidi, selama ini penaganganan masyarakat yang suspect demam berdarah sudah maksimal. “Meskipun kasus DBD meningkat dari tahun lalu, namun sampai saat ini belum ada korban meninggal akibat demam berdarah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang P2P dan Wabah  Sammy Rarung menjelaskan, respon Dinkes melalui Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) cukup cepat. “Jika ada laporan masyarakat,  maka akan langsung diadakan peninjauan lapangan,” ungkapnya.

Rarung menambahkan, dalam upaya pencegahan masyarakat turut dilibatkan. “Kita bentuk namanya Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Jumantik ini ada di setiap desa yang ada di Boltim,” ujarnya.(ctr-47/fir)

Kirim Komentar