01 Nov 2016 09:56

Butuh Infrastruktur Memadai, Spesialis Jiwa Kurang

MyPassion
BERI PERHATIAN: Wagub Steven Kandouw membuka Seminar Kesehatan Jiwa 'Sulut Hebat Bebas Pasung' yang digelar di Graha Pena Manado Post, kemarin.

Seminar kesehatan Senin (31/10) berbeda. Isu yang diangkat Sulut bebas pasung. Penderita gangguan jiwa ditekankan punya hak hidup yang sama. Fenomena pemasungan harus ditiadakan.

Laporan, Prihadini Arinal

STAKEHOLDER yang berkaitan dengan masalah ini berkumpul di Ruang LN Palar, Graha Pena Manado, Senin (31/10) kemarin. Tiga pembicara yang dihadirkan, memberi pencerahan tentang fenomena pemasungan korban penderita gangguang jiwa, yang memang diakui masih ada, walaupun sedikit di Sulawesi Utara. Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw membuka kegiatan kerja sama Manado Post dan Rumah Sakit Ratumbuysang dalam memperingati Hari Kesehatan Jiwa Nasional.

Kandouw mengungkapkan, pasung merupakan salah satu penyakit dalam masyarakat. “Terus terang tidak pernah terlintas sebelumnya soal masalah ini. Pemerintah lebih fokus pada program penyejahteraan masyarakat lain,” ungkapnya, di hadapan peserta seminar, kemarin.

Ia berjanji akan memberikan fokus terhadap masalah pemasungan. Bagi dia, pasung bukanlah identitas diri Indonesia. Apalagi Sulut. “Di negara lain, misalnya Singapura, pengawasan dilakukan sejak masih dalam kandungan. Kalau sudah kelihatan tidak baik akan dihilangkan. Tapi di sini berbeda. Negara kita negara hukum yang semuanya diatur dalam undang-undang,” bebernya.

Ia memastikan, perhatian terhadap masyarakat kurang waras akan ditingkatkan. Kandouw berjanji, tahun depan akan mencanangkan pembangunan rumah sakit  jiwa yang bagus. Kalau dulu yang kurang mampu dibiarkan. Kali ini tidak. Yang tidak mampu jadi kewajiban pemerintah.

“Infrastruktur akan mulai kita sediakan. Road map kita ke depan seperti itu. Mudah-mudahan seminar ini menghasilkan output dan outcome,” harapnya, sembari meminta Kadis Kesehatan Sulut Jemmy Lampus dan Wadir RS Ratumbuysang Frida Agu menganggarkan dalam APBD 2017 penanganan menyeluruh pada masyarakat yang mengidap penyakit gangguan jiwa.

123
Kirim Komentar