26 Okt 2016 09:34

Pilbub Bolmong-Sangihe, Calon PDI-P Borong Nomor Satu

MyPassion

MANADOPOST- Calon bupati dan wakil bupati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), borong nomor urut satu. Yakni, Drs HR Makagansa MSi-Fransiskus Silangen SPb (MaSi) untuk pemilihan bupati (Pilbup) Sangihe dan Pilbup Bolmong, Yasti Soepredjo-Yanni Tuuk (YaYa). Pantauan harian ini, suasana pencabutan nomor urut supertegang di Aula JE Tatengkeng, Kampus Politeknik Negeri Nusa Utara, Selasa (25/10), kemarin.

Jantung para pendukung dan kedua pasangan calon (Paslon) berdetak kencang, ketika komisioner KPU Jack Seba meminta Cawabup PDI-P Fransiskus Silangen SPb dan Cawabup Partai Golkar dan Hanura Helmut Hontong, mengambil nomor urut pencabutan undian di dalam amplop. Siapa yang mendapatkan nomor paling kecil, akan terlebih dahulu mengambil nomor urut yang sudah disediakan KPU dalam kotak suara.

Silangen mendapatkan nomor 5 dan Hontong meraih nomor 4, sehingga komisioner KPU memutuskan Cabup Partai Golkar dan Hanura, Jabes  Gaghana SE ME mendapatkan kesempatan pertama, mengambil nomor urut. Setelah itu, KPU meminta Cabup PDI-P Drs HR Makagansa MSi untuk mengambil nomor urut dalam kotak suara. Para pendukung makin tegang ketika mendengar komisioner KPU mempersilahkan kedua Paslon, membuka kertas secara bersamaan. Hasilnya Cabup dan Cawabup PDI-P Makagansa-Silangen mendapatkan nomor urut satu, dan Cabup dan Cawabup Partai Golkar dan Hanura, Gaghana-Hontong memperoleh nomor urut dua.

Teriakan dari kedua pendukung membuat ruang JE Tetengkeng bergema, karena senangnya mendapatkan nomor urut pilihan. Raut wajah kedua Paslon tampak bergembira. Suasana semakin tegang lagi, ketika kedua pendukung saling serang dengan yel-yel, sehingga membuat ruang JE Tatengkeng menjadi gaduh. Tampak petugas polisi dengan menggunakan pakaian preman berdiri di antara kedua kubu, mencegah terjadinya tindakan anarkis.

Ketua KPU Sangihe Elsye Sinadia meminta, kedua Paslon dapat mengikuti setiap aturan tahapan Pilkada dan menciptakan demokrasi santun, sehingga tercipta kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Masalah keamanan bukan hanya menjadi tanggungjawab aparat kepolisian. Tetapi kita sekalian, termasuk kedua Paslon Cabup dan Cawabup,” tandasnya.

123
Kirim Komentar