26 Okt 2016 11:06

Kanker Payudara Dapat Disembuhkan, Asal…

MyPassion
dr Kartika Devi Tanos

MANADO—Payudara adalah salah satu organ paling pribadi. Artinya, penting memeriksa kondisi payudara secara berkala. Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Tanos MARS mengatakan, penderita kanker payudara bukan hanya kaum perempuan saja. Laki-laki juga bisa terkena jenis kanker tersebut. Walaupun memang pada kenyataannya persentase penderita perempuan lebih tinggi dari laki-laki. "Kanker payudara penyebab utamanya sampai saat ini juga belum diketahui. Tetapi banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker itu. Misalnya usia, riwayat keluarga pengidap kanker, dan gaya hidup kita yang tidak sehat," sebutnya.

Perempuan, lanjut Kepala Balai Data, Surveillance, dan Sistem Informasi Dinkes Sulut ini, sebaiknya diberikan sosialisasi mengenai penyakit tersebut. Karena kalau bisa dideteksi sedini mungkin, ada peluang bisa disembuhkan. "Kaum perempuan harusnya melakukan periksa payudara sendiri (Sadari) sebelum terlambat. Sosialisasi juga harus diberikan mengenai penyakit ini. Karena kalau bisa dideteksi sedini mungkin, masih bisa disembuhkan,” tutur sosok ramah ini.

Ia pun menyemangati kaum perempuan yang sedang berjuang menghadapi penyakit ini. "Jangan putus harapan dulu. Pengobatan sekarang sudah jauh lebih maju. Penderita yang punya semangat dalam menjalani terapi cenderung tingkat kesembuhan dan kualitas hidupnya lebih tinggi dibandingkan yang putus asa," tukasnya.

Kaum keluarga, kata Tanos, punya pengaruh yang besar bagi kesembuhan penderita. “Selain pengobatan medis, tentunya ditambah dengan dukungan mental dari keluarga sangat berpengaruh,” tandas perempuan bersahaja ini.

Menurut Dr dr Joice Sondakh SpOG (K), benjolan, penebalan, dan perubahan warna kulit menjadi kemerahan, patut diwaspadai sebagai indikasi kanker. Rasa gatal, kulit mengelupas, atau ruam di payudara selama berminggu-minggu juga perlu diwaspadai. Perubahan lain pada kulit payudara, seperti bengkak, kulit tertarik ke dalam, atau mengerut, juga harus dicurigai sebagai gejala.

123
Kirim Komentar