24 Okt 2016 12:47

Tahun Depan, 100 Mahasiswa Minahasa Diutus ke Jepang

MyPassion
GELOMBANG PERTAMA: Sebanyak 22 mahasiswa asal Minahasa diboyong ke Jepang untuk mengikuti Capacity Building Training (CBT) sebagai tindaklanjut ditandatanganinya MoU antara Bupati Minahasa dengan Rektor UNSRAT Prof Dr Ellen Kumaat dan CEO IDEA Consultants Inc Japan Dr Hideo Tabata 15 April lalu. Foto: Jantje Sajow for MP

GELOMBANG PERTAMA: Sebanyak 22 mahasiswa asal Minahasa diboyong ke Jepang untuk mengikuti Capacity Building Training (CBT) sebagai tindaklanjut ditandatanganinya MoU antara Bupati Minahasa dengan Rektor UNSRAT Prof Dr Ellen Kumaat dan CEO IDEA Consultants Inc Japan Dr Hideo Tabata 15 April lalu.

 

TONDANO–Siap-siap. Tahun depan bakal ada 100 mahasiswa yang akan dipilih untuk ikut training di Jepang. 100 mahasiswa ini nantinya adalah putra-putri terbaik Minahasa yang berprestasi dan akan difasilitasi Pemkab. Untuk mengikuti berbagai macam pelatihan di Jepang. 

Hal tersebut dibeberkan Bupati Jantje Wowiling Sajow, sesaat sebelum mendampingi 22 mahasiswa Universitas Sam Ratulangi asal Minahasa yang diberangkatkan ke Jepang. Mereka akan mengikuti Capacity Building Training (CBT) sebagai tindaklanjut ditandatanganinya MoU antara Bupati Minahasa dengan Rektor Unsrat Prof Dr Ellen Kumaat, dan CEO IDEA Consultants Inc Japan Dr Hideo Tabata, pada 15 April lalu.

Saat keberangkatan Sabtu pekan lalu, JWS mengatakan, diberangkatkannya 22 mahasiswa terbaik dan berprestasi asal Minahasa ini, adalah langkah awal untuk meningkatkan sumber daya manusia. Khususnya orang Minahasa. “Mahasiswa putra-putri Minahasa yang berkuliah di Unsrat kita kirim ke Jepang untuk mengikuti  training,” ungkapnya.

Mereka adalah putra putri terbaik, punya kualitas, di pundak mereka masa depan Minahasa, Sulut dan Indonesia. Komitmen Pemkab Minahasa tahun ini ada 22 mahasiswa dianggarkan APBD 2016. “Dan tahun 2017 Pemkab Minahasa akan membiayai 100 siswa pintar, sekalipun kurang mampu untuk kegiatan serupa. Demikian tahun selanjutnya. Kami mohon dukungan masyarakat Minahasa,” imbuh JWS.

Orang nomor satu di Minahasa ini berharap agar tahun depan lebih banyak mahasiswa asal Minahasa yang berkuliah di Unsrat, bisa berlomba-lomba untuk diberangkatkan. “Ada penilaian khusus dan indikator-indikator yang harus dipenuhi supaya bisa terseleksi mengikuti kegiatan ini,” jelas JWS.

Kita mengambil mahasiswa Unsrat karena mereka sudah berkomitmen dan mengantongi MoU terkait kerja sama dengan IDEA Consultant sebagai fasilitator di Jepang,” pungkas JWS.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setkab Minahasa Agustifo Tumundo menjelaskan, dalam kunjungan ini, Bupati JWS mengantongi surat izin dari Menteri Dalam Negeri dengan Nomor 09/8054/OTDA tertanggal 18 Oktober 2016. Dan rekomendasi Gubernur Sulut Nomor 098/2993/Sekr-Ro.Pemhumas tanggal 12 Oktober 2016. “Selama di Jepang para mahasiswa asal Minahasa ini akan mengikuti Transferring to IDEA Innovation Center di Yamanako Vilage, lanjut ke NCCHD Tokyo, terus ke The Institute of Environmental Ecology of IDEA di Shizuoka Prefecture, kemudian ke Tokyo University of Marine Science and Technology ," urai Tumundo.

Ditambahkannya, ke-22 mahasiswa Unsrat asal Minahasa ini akan mendapat pendampingan Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat dan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Prof Grevo Gerung.(fgn/har)

Komentar
Kirim Komentar