20 Okt 2016 08:40
Jokowi: Kita Ingin Bangun Wilayah Perbatasan, Wilayah Garis Depan

Permasalahan Ini yang Ditemukan Jokowi di Pulau Miangas

MyPassion
Presiden Joko Widodo

MANADOPOST-Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Pulau Miangas menegaskan, pemerintah ingin ada sebuah nasionalisme, kebanggaan dari masyarakat bahwa mereka adalah Warga Negara Indonesia yang masuk dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam peninjauannya, Presiden menemukan sejumlah permasalahan yang ada di Pulau Miangas. Salah satunya adalah harga bahan bakar minyak (BBM) yang cukup tinggi, padahal sebagian besar penduduk Pulau Miangas memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. “BBM sering terlambat di sini yang menyebabkan harga sampai Rp. 20-30 ribu per liter,” ungkap Presiden.

Dalam hal keterbukaan informasi, Presiden mengakui masyarakat di Pulau Miangas lebih mudah mendapatkan informasi melalui radio negara tetangga seperti Filipina, sedangkan saluran televisi TVRI sudah dapat diterima dengan baik. “Sudah kita catat mengenai itu, dan hal-hal yang berkaitan dengan RRI yang juga tidak bisa diterima baik di sini, nanti saya akan perintahkan juga. Kalau TVRI dapat diterima dengan baik di sini” ucap Presiden Joko Widodo.

Selain itu, kekurangan tenaga kesehatan di Pulau Miangas juga menjadi perhatian Presiden Jokowi. Oleh karena itu, Presiden langsung memerintahkan jajarannya untuk menambah jumlah tenaga kesehatan di Pulau Miangas. “Puskesmasnya ada, tapi dokternya yang tidak ada. Yah nanti kita cari dokter, urusannya ke Pak Gubernur dan Bu Bupati,” ujar Presiden.

12
Komentar
Kirim Komentar