18 Okt 2016 09:02

Pak Presiden, Siswa di Miangas Belum Pernah Sentuh Komputer

MyPassion
Fransius M Apitalao

MIANGAS—Bagi siswa-siswi di Manado dan kabupaten/kota lain, komputer dan laptop bukan hal asing. Apalagi di zaman teknologi maju seperti saat ini. Tapi berbeda di Miangas. Contohnya di SMP Negeri 2 Nanusa. Di sana komputer dan laptop adalah barang langkah. Bahkan para siswa-siswi belum pernah menyentuh komputer. Hal ini dikatakan Kepala Sekolah SMP N 2 Nanusa Fransius M Apitalao, Senin (17/10) kemarin.

"Kami tak punya ruangan multimedia. Satu buah komputer saja tidak ada. Peserta didik belum pernah mengoperasikan komputer secara langsung," katanya kepada Manado Post.

Padahal menurut Apitalao, sesuai standar kurikukum SMP, ada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). "Jadi kalau saat mata pelajaran TIK, saya bawa laptop pribadi dan LCD pinjam dari SMK. Sekedar menayangkan fitur-fitur yang ada di laptop,” ujarnya.

Menurut Apitalao, di sekolahnya memang tidak ada ruang multimedia dan sarananya, apalagi internet. “Jadi untuk pelaporan SPJ BOS Online dan data pokok pendidikan juga kami kelabakan,” bebernya.

Selama ini, lanjut Apitalao, untuk mengirim SPJ Bos Online, pihak sekolah harus jauh-jauh ke Melonguane. “Ya memang butuh waktu dan biaya lagi," katanya.

Alia Bella Dariwu, salah satu siswa SMP N 2 membenarkan, dia dan teman-temannya belum pernah mengoperasikan komputer sama sekali. “Biasanya kalau mata pelajaran TIK, kami hanya belajar lewat buku. Kami melihat alat-alat teknologi masa kuno dan modern. Mau bagaimana lagi, sekolah tak punya komputer. Apalagi internet kami tidak mengerti,” katanya.

Sekedar diketahui, SMP N 2 Nanusa memiliki 47 siswa. 47 siswa ini terdiri dari kelas tujuh 18, kelas delapan 17 dan kelas sembilan 12.  Sedangkan untuk guru ada sembilan orang yang terdiri dari delapan PNS dan satu honorer. Sementara pegawai tata usaha berjumlah dua orang.(ctr-04/can)

Berita Terkait
Kirim Komentar