13 Okt 2016 11:16
Kahiking: Dikpora Akan Berkoordinasi Dengan Inspektorat

Terkuak!! Ada ASN Terindikasi Ipal

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST— Kabar kurang sedap kembali mencuat di kalangan ASN Kabupaten Kepulauan Sitaro khususnya dari wilayah Tagulandang. Pasalnya, diduga salah satu oknum ASN yang kini masih mengabdi di SMK Tagulandang Utara terindikasi ijazah palsu (Ipal) saat penjaringan CPNS beberapa waktu lalu.

"Kalau ditelusuri secara ril tahun lahirnya, kemudian dicocokan dengan yang tercantum pada ijazah oknum ASN tersebut sangat bertentangan," ungkap sumber yang meminta namanya tidak dipubish. Lanjutnya, jika tahun lahir yang sebenarnya, dicocokan dengan batas usia pengangkatan CPNS, maka oknum ASN itu tidak memenuhi syarat.

"Setahu kami batas minimal yang mengikuti seleksi CPNS adalah 35 tahun, sementara yang bersangkutan jika mengacu pada data yang sesungguhnya sudah lewat usia. Jadi saat mengikuti tes, usianya sudah di atas 35 tahun, tapi karena usia di data-data pribadinya dibuat lebih mudah beberapa tahun, sehingga ia diterima jadi PNS," beber sumber.

Pihaknyapun meminta agar dinas terkait untuk menindaklanjuti hal ini dan jangan sampai meremehkannya . "Jika kabar ini benar adanya, tentunya ini merupakan perbuatan melanggar hukum. Dan kami berharap hal ini bisa ditindaklanjuti lebih serius," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Roberth Kahiking SPd MSi, ketika dikonfirmasi mengakui belum mendengar kabar ini.

"Memang soal kabar adanya ASN yang terindikasi Ipal, sudah sempat saya dengar, namun untuk dugaan pemalsuan ijazah oleh guru di SMK Tagulandang Utara, saya baru dengar informasi ini juga," akuh Kahiking. Namun demikian, bukan berarti, pihaknya akan diam, sebaliknya, Dikpora akan berkoordinasi dengan Inspektorat, guna menelusuri kebenaran kabar tersebut. "Jika memang terbukti bersalah, otomatis akan ada sanksinya," tegasnya. (tr-01)

Kirim Komentar