12 Okt 2016 10:00

Astaga! Pelajar SMP Satap Tanaki Dipukul dengan Skep dan Disuruh Jalan ‘Bebek’

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOST - Kekerasan terhadap siswa kembali terjadi. Kali ini siswa di SMP Satu Atap (Satap) Tanaki Kecamatan Siau Barat Selatan (Sibarsel) menjadi korbannya. Dari laporan yang didapat, kekerasan dilakukan oleh salah seorang oknum guru inisial IS alias Irene yang  menjadi wali kelasnya.

Tak hanya pemukulan, informasi yang berhasil dirangkum juga menyebutkan bahwa oknum guru tersebut menghukum anak didiknya itu dengan cara disuruh jalan 'bebek'. Padahal sebelumnya siswa tersebut telah dipukul dengan menggunakan gagang alat angkat sampah (skep).

Menurut penuturan sejumlah warga insiden ini terjadi hanya lantaran persoalan sepele. "Siswa tersebut ingin minta izin ke kepala sekolah. Tapi saat sedang menunggu, ibu guru itu datang dan meneriaki. Setelah diteriaki, pemukulan terjadi. Selain itu korban disuruh jalan bebek," beber para warga yang tinggal di wilayah sekolah.

Ini bukan pertama kali sang guru berlaku arogan terhadap murid. "Sebelumnya sudah pernah terjadi pada siswa yang lain," kata mereka.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Sitaro Robeth Kahiking SPd MM ketika dikonfirmasi Rabu (12/10) menyatakan belum bisa memastikan soal sanksi. Ia menuturkan, pihaknya akan menindaklanjuti informasi ini guna memastikan kebenaran. "Jika memang terbukti sudah dipastikan akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Meski memang disayangkan kalau sampai adanya pemukulan apalagi sampai di hukum seperti hukuman di militer. Kan tak dibenarkan ada hukuman sampai terjadi pemukulan terhadap apapun yang dilakukan siswa ," tutur Kahiking. (tr-01/mpo)

Kirim Komentar