19 Sep 2016 14:22
Lokon School Chinese Teaching Site Diresmikan Confucius Institute Tiongkok

Pusat Belajar Bahasa Mandarin di Sulut

MyPassion
(dari kiri) Ferdinand Wewengkang, Asisten Khusus Ketua Umum YPL, Kadis Pendidikan Tomohon, Bp Ronald Korompis dan Prof. Burhanuddin Arafah, Direktur Pusat Bahasa Mandarin Unhas Makassar dan Prof. Tao Xian Guang, Direktur Confucius Institute Tiongkok di depan prasasti peresmian Lokon School Chinese Teaching Site di SMP dan SMA Lokon.

Kedatangan Turis Tiongkok yang membludak di Sulut, membuat Bahasa Mandarin makin dibutuhkan. SMP-SMA Lokon St Nikolaus Tomohon menjawab tantangan tersebut.

TOMOHON- Pusat Pembelajaran Bahasa Mandarin di Sulawesi Utara (Sulut) diresmikan di Persekolahan SMP-SMA Lokon St Nikolaus Tomohon, Sabtu (17/9), pekan lalu. Peresmian dilakukan langsung pimpinan Confucius Institute Tiongkok dan pusat Bahasa Mandarin Universitas Hasanuddin Makassar Mr Tao Xian Quang, Direktur Confucius Institute Tiongkok bersama Prof Drs Burhanuddin Arafah MHum PhD, Direktur Pusat Bahasa Mandarin Unhas didampingi Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) Ronald Korompis dan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi.

Dimeriahkan kesenian Barongsai dan Tiongkok lainnya. “Kolaborasi Yayasan Pendidikan Lokon dan lembaga-lembaga kompeten dalam pengembangan bahasa Mandarin di Makassar dan Tiongkok ini, merupakan terobosan untuk menjawab kebutuhan dan tuntutan pendidikan,” ungkap Humas YPL Jimmy Pontoan. 

“Confucius Institute Tiongkok sudah sejak enam bulan lalu melihat SMP dan SMA Lokon Tomohon sangat memenuhi syarat menjadi pusat pengembangan Bahasa Mandarin di Sulut dan Indonesia Timur. Kami akan menambah guru-guru ahli Bahasa Mandarin dari Tiongkok,” beber Prof Tao Xian Guang dalam bahasa Mandarin seperti diterjemahkan Ms Liu Dan Dan, guru koordinator Bahasa Mandarin asal Tiongkok di SMP dan SMA Lokon.

Prof Drs Burhanuddin Arafah, Direktur Pusat Bahasa Mandarin Unhas dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unhas mengaku, sangat bersyukur dapat berkolaborasi dan saling mendukung terwujudnya pusat pengembangan Bahasa Mandarin di Sulut, dengan SMP dan SMA Lokon sebagai ikon.

12
Kirim Komentar