04 Jun 2016 11:35

Tahapan Pilbup Bolmong-Sangihe Berubah

MyPassion

JAKARTA – Disahkannya perubahan UU Pilkada membawa efek domino dalam pelaksanaan Pilkada 2017. Termasuk Pemilihan Bupati Bolmong dan Sangihe. Bukan hanya dalam hal yang bersifat teknis seperti syarat pencalonan dan ketentuan hukum lainnya, jadwal tahapan Pilkada pun berpotensi besar berubah. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay mengatakan, potensi perubahan jadwal tahapan Pilkada sangat besar. Pasalnya, tahapan yang tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) 3/2016  tersebut dibentuk dengan rujukan UU yang lama. “Perubahan dalam PKPU tahapan ini sangat mungkin berubah,” ujar Hadar di Kantor KPU RI, Jakarta (3/6), kemarin.

Terlebih, dalam UU Pilkada yang baru saja disahkan, ada beberapa perubahan yang berkaitan langsung dengan masa waktu pelaksanaan tahapan. Misalnya pasal 144, di situ KPU Provinsi dan kabupaten di minta untuk menindaklanjuti putusan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu)/Panwas mengenai sengketa pemilihan paling lambat tiga hari. “Di UU yang lama kan tidak ada batas waktu maksimalnya,” imbuhnya.

Selain itu, perubahan waktu juga bisa terjadi dalam tahapan yang mekanisme mengalami perubahan signifikan. Contohnya terkait tahapan perekrutan petugas Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara (PPK/PPS). Dalam aturan lama, PPK/PPS direkomendasikan kepala desa, sementara dalam aturan yang baru dilakukan melalui seleksi terbuka. Sehingga membutuhkan sosialisasi dan tahapan yang dipastikan berbeda.

Namun, secara umum, KPU belum menginventarisir secara utuh terkait tahapan apa saja yang mengalami perubahan. Rencananya, dalam waktu dekat akan dilakukan analisis untuk melihat tahapan apa saja yang akan disesuaikan. “Ya kira-kira dua minggu ke depan sudah bisa dilihat PKPU barunya,” imbuhnya.

12
Komentar
Kirim Komentar