05 Des 2015 10:41
Waani: Kalau Dead Lock, Gagal Proyek dan Sulut Rugi

Wahhh Pembangunan Jalan Bypass Maumbi-Kairagi Terancam Gagal, Ini Penyebabnya

MyPassion

MANADO— Pelaksanaan pembangunan jalan Bypass Maumbi-Kairagi, belum bisa dilanjutkan. Pasalnya, proyek yang menelan dana sebesar Rp43.084.344.000 ini, masih terkendala pembebasan lahan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Satker PJN Wilayah I Sulut, Ir Ruddy Waani MT.

“Dari empat, hanya sisa satu keluarga yang belum sepakat untuk lahannya dibayar. Makanya, pengerjaan belum bisa dilanjutkan,” terang Waani.

Padahal, kata Waani, pembangunan jalan ini tersisa 400 meter yang belum dikerjakan. Itu berarti, jaraknya tak terlalu panjang. Nantinya, melalui pembangunan jalan ini, akan mengurangi kemacetan di Kota Manado. “Jalan yang ditargetkan sepanjang 2,2 kilometer ini, sudah menyentuh 51,80 persen untuk serapan anggaran atau sebanyak Rp23.125.521.000, sedangkan pekerjaan fisik 64,35 persen,” jelasnya. “Kalau tak ada halangan seperti ini, sebenarnya sudah lama selesai,” tandasnya.

Karenanya, harap Waani, BPJN XI, pemilik lahan dan Pemprov duduk bersama mencari solusi terbaik. “Jalan keluarnya adalah duduk bersama untuk cari solusi. Kalau saja terjadi dead lock (jalan buntu, red), ya mau tidak mau proyek ini akan gagal. Dan yang rugi adalah Sulut sendiri,” sesalnya. “Jadi kali ini, tergantung satu keluarga ini, kita menginginkan proyek dikerjakan terus. Kalau ada masalah tanah silahkan klaim ke pemerintah,” tandasnya. “Jika dalam pelaksanaan proyek tidak diselesaikan tahun ini, tahun depan tidak ada penganggaran kembali,” kuncinya. (sin/vip)

Komentar
Kirim Komentar