04 Des 2015 08:25
Marbun: Ketambahan 120 MW, Listrik Sulut Akan Surplus Hingga 2021

CATAT!Jika Ada Pemadaman di Atas 23 Desember 2015, Direksi PLN Suluttenggo Siap Mundur

MyPassion

MANADO—Catat. Mulai 23 Desember atau H-2 perayaan Natal, kondisi listrik di Sulut dipastikan aman. Dengan kata lain, tidak ada lagi pemadaman karena alasan defisit atau kekurangan daya. Hal ini ditegaskan  General Manager PLN Wilayah Suluttenggo Baringin Nababan melalui Manager Bidang Pembangkitan Mangapul Marbun saat menerima kunjungan Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono, Kamis (3/12) kemarin. 

“Pasokan listrik nanti akan surplus di H-2 Natal (23 Desember). Karena saat itu, akan ketambahan  pasokan sekira 120 MW yang bersumber dari kapal yang didatangkan langsung dari Turki,” ujar Marbun. Dijelaskannya, saat ini pembangkit terapung tersebut sudah berlabuh di Tanjung Priuk dan akan diresmikan Presiden Jokowi sebelum berlayar ke Sulut. “Perjalanan untuk sampai ke Sulut, memakan waktu sekira delapan hari.

Tanggal 15 diperkirakan sudah sampai di Amurang. Namun, masih harus diinstal yang mungkin memakan waktu sampai tujuh hari. Dan diusahakan, tanggal 23 sudah beroperasi,” jelasnya. Setelah kapal pengangkut daya listrik itu beroperasi, Marbun memastikan listrik Sulut akan surplus hingga 2021 nanti. “Alat ini kami sewa selama lima tahun. Jadi ada lima kali Natal yang aman. Bahkan sampai Pilkada berikutnya,” jamin Marbun sekaligus menjawab keraguan masyarakat Sulut soal ketersediaan listrik saat perayaan Natal yang tinggal menghitung hari.

Jika meleset, ditambahkannya direksi PLN Suluttenggo siap hengkang dari posisi masing-masing. Hal ini juga sudah mereka sampaikan pada PLN pusat. “Ini janji kami, yang sudah dikoordinasikan ke pusat. Kami masih punya rasa malu. Pokoknya, kalau masih ada pemadaman di atas tanggal 23, kami siap mengundurkan diri dari jabatan,” imbuh pria berkaca mata ini

123
Komentar
Kirim Komentar