02 Des 2015 10:11

Diduga Kelebihan Konsumsi Obat Diet, Mahasiswa UNPI Tewas

MyPassion

MANADO— Warga Kelurahan Malalayang Satu, Lingkungan VII, Kecamatan Malalayang digemparkan dengan penemuan mayat Fani Sabanari (23), Selasa (01/12) sekitar pukul 12.00 Wita. Warga Tagulandang yang tercatat sebagai mahasisiwi UNPI ini, ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya.

 

Informasi dihimpun, mayat gadis yang sementara praktek di RS Bahyangkara ini, pertama kali ditemukan pemilik kos Teky Djamilui. Menurut penuturan Auditia Martim teman sekuliah korban, dirinya datang ke kamar korban. Maksudnya untuk mengajaknya ke kampus, sambil mengetuk pintu dan memanggilnya, namun tidak ada jawaban dari korban.

"Curiga saya memanggil Teky Djamilui, untuk minta kunci duplikat. Namun saat kunci dimasukan, ternyata tidak bisa. Selanjutnya, pemilik kos memanggil seorang tukang dan membongkar paksa jendela samping pintu. Setelah masuk kami terkejut mendapati korban yang tidur terlentang dan sudah tidak bernyawa. Saya coba menyelamatkan dengan memberikan pertolongan pertama, namun tidak berhasil," jelas Audita.

Sementara itu, menurut Gunawan, pacar korban,  dipanggil menyebutkan, Fani sering mengeluh sakit di bagian tulang belakang. Namun ia tidak tidak curiga karena korban terlihat sehat. "Tapi sejauh ini tidak kelihatan parah. Namun, korban pernah mengonsumsi obat diet untuk menurunkan berat badan," kata anggota Brimob tersebut.

Terpisah Kapolsek Urban Malalayang, Kompol Joutje Fernatubun, melalui Wakapolsek Matius Amiman, langsung mengantar jenazah ke RSUP Prof Kandou, untuk dilakukan divisum. "Keluarga menolak otopsi dan hanya diambil visum luar. Dugaan sementara, korban kelebihan mengonsumsi obat penurun berat badan. Tapi akan dilakukan pemeriksaan lanjut," ungkapnya.(ctr-07/tan)

Komentar
Kirim Komentar