30 Nov 2015 12:34
Teror Lewat SMS Dan FB Satu Warga Diamankan Kepolisian

Jika Mengalami Peristiwa Ini Segera Dilaporkan

MyPassion
Ilustrasi

MANADO— Pelarian AF alias Arifin (47), warga Kampung Jawa, Kecamatan Tondano Utara, berakhir Sabtu (28/11) sekira pukul 20.30 Wita. Arifin  merupakan pelaku teror via SMS dan pesan Facebook (FB), terhadap Fanny (35) dan Anto, salah satu anggota DPRD Bitung.

Tanpa perlawanan pelaku langsung diamankan Tim Manguni Charlie Polda Sulut. Pelaku kemudian langsung diserahkan ke Subdit Cyber Crime, bersama barang bukti satu buah HP yang digunakan.

Sesuai informasi Tim Manguni melakukan pengungkapan sesuai dengan laporan korban ke polisi. Selanjutnya, tim melakukan pelidikan kepada pelaku. “Di bawah pimpinan AKP Freli Sumampow, dengan mempelajarai kasus yang dilaporkan, ditemukan dugaan tersangka mengarah ke pelaku tunggal,” jelasnya.

Lebih lanjut Ratulangi menjelaskan, tim langsung menuju ke lokasi yang diduga kediaman pelaku. Tanpa perlawanan akhirnya Arifin berhasil digiring ke Mapolda. “Sesuai dengan laporannya pelaku dijerat Undang-undang Informasi dan Taransaksi Elektronik. Juga UU tentang pronografi, karena korban megirimkan pesan ancaman serta menunjukan kemaluannya kepada korban Fanny dan Anto,” jelasnya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat,  untuk tidak melakukan tindak pidana melalui dunia maya, apalagi dengan meneror atau pun ujaran kebencian (hate speech). “Dengan kemampuan Tim Manguni akan menemukannya. Juga terkait situasi keamanan jelang Pilkada serentak, Kapolda Sulut telah instruksikan tindak tegas oknum yang coba mengganggu,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut membenarkan laporan tersebut. Ia pun mengimbau agar warga yang menjadi korban bisa melapor, karena pihaknya akan memburu para pelaku. ”Diimbau kepada warga sekiranya melaporkan jika mengalami peristiwa serupa. Karena para pelaku diduga masih berkeliaran, sebelum ada korban selanjutnya yang lebih banyak, sudah ada aturan yang berlaku,” pungkasnya.(***)

Komentar
Kirim Komentar