26 Nov 2015 08:57

Tunda Pilwako Manado!!!

MyPassion

MANADO— Pilwako Manado baiknya ditunda. Hal ini mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi pasca penonaktifan pasangan calon Jimmy Rimba Rogi-Boby Daud. Seperti instabilitas dan kemungkinan cacat hukum, jika gugatan dimenangkan pasangan yang diusung Partai Golkar dan PAN ini.

Sebagaimana hasil survey Citra Publik Adv-Lingkaran Survei Indonesia (CPA-LSI), mayoritas warga Manado tidak menginginkan pasangan Imba-Boby dianulir. Persentasenya mencapai 64,63 persen.

Rully Akbar, Manager CPA-LSI menyebutkan, ada sejumlah alasan yang mendasari penolakan publik terhadap keputusan KPU Manado tersebut. Dari data gabungan riset kuantitatif (survei) dan kualitatif (in depth interview), publik menilai keputusan untuk menggugurkan Imba-Boby suatu bentuk intervensi politik. “Sebanyak 57,3 persen publik menilai keputusan ini bentuk intervensi politik, bukan murni sebagai mekanisme penegakan hukum. Pasangan Imba–Boby sengaja ingin ‘jegal’ agar tidak bisa melanjutkan proses dan tahapan Pilkada sampai 9 Desember nanti,” kata Rully, ketika diwawnacarai pada Kamis (19/11), lalu.

Dari survey ini, muncul opsi dari publik Manado. Pertama, meloloskan seluruh calon wali kota dan wakil wali kota Manado untuk tetap bertarung. Kedua,  menunda waktu Pilkada Manado pada 2017. Apalagi ada gugatan, maka seluruh proses hukum harus diselesaikan terlebih dahulu. “Jika keputusan final proses hukum melewati hari H (9 Desember), maka sebaiknya Pilkada Manado diundur pelaksanaannya hingga 2017,” sebutnya.

12
Komentar
Kirim Komentar