24 Nov 2015 08:28
Kepala KPP Bitung Dipolisikan Bawahannya

HEBOH!! Kepala KPP Bitung Diduga Remas-remas Area Terlarang Bawahannya

MyPassion
Simon Petrus Siwi

BITUNG—Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bitung Simon Petrus Siwi (50-an) dilaporkan bawahannya sendiri TS alias Theo (28) ke Polres Bitung, Minggu (22/11) malam. Kasus yang mengarah ke pelecahan ini dilaporkan Theo dengan tuduhan Siwi telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap dirinya. Menurut Theo, perbuatan tidak menyenangkan itu terjadi September lalu. “Itu saat berangkat ke Jakarta. Saya ingat itu hari Rabu, Kamis, dan Jumat,” katanya kepada Manado Post sambil menunjukkan surat laporan ke Polres Bitung yang sudah ditandatangani petugas polisi bernama Adi Sofyan.

Theo yang saat itu menjabat sekretaris Siwi menceritakan, gelagat mencurigakan mantan atasannya itu sudah terlihat sejak keduanya duduk berdampingan di dalam pesawat. Saat itu tangan Siwi meraba-raba pahanya. Malahan sampai meremas-remas mendekati area (maaf) kemaluan. Karena segan kepada Siwi sebagai atasan, Theo mengaku hanya diam. “Saya juga masih berpikir positif saat itu,” katanya.

Tiba di Jakarta, Theo mengaku keanehan lain mulai muncul. Saat itu mantan atasannya memesan hotel kelas menengah ke bawah seharga Rp400-an ribu dan sudah mengatur Theo sekamar serta satu tempat tidur dengannya. Sedangkan dua teman yang lain, di kamar terpisah. Malam pertama, Theo tidur di sudut tempat tidur karena segan dengan Siwi. “Saya mulai curiga. Karena dia (Siwi) tidur hanya memakai celana dalam,” katanya. Lanjut Theo, malam itu dia terbangun sekira Pukul 04.00 pagi karena bunyi alarm.

Dia kaget bukan kepalang, karena tangan Siwi ‘bermain-main’ di area terlarangnya. “Saya kaget, marah, juga takut. Saya pura-pura ke kamar mandi dan diam di situ sampai terang. Saya takut ke tempat tidur lagi. Tapi saya hanya dipegang-pegang saat itu,” jelas Theo. Malam kedua, Theo mengaku berusaha untuk tidak tidur karena masih takut dengan Siwi. Dia bercerita dengan beberapa temannya, tapi Siwi memangilnya untuk tidur. Karena segan, Theo menurut. Pengakuannya, kejadian yang sama kembali terulang.

123
Komentar
Kirim Komentar