23 Nov 2015 09:40
Mewoh: Ancamannya 1 Tahun Penjara

Awas!!Bawa HP di Bilik Suara, Ada Sanksi Pidananya

MyPassion

MANADO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut tegas me-warning pemilih untuk mengikuti prosedur di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 9 Desember mendatang. Salah satunya aturan tidak boleh membawa hand phone saat mencoblos di bilik suara. Hal ini diungkapkan Komisioner KPU Sulut Ardiles Mewoh mencermati pengalaman Pilkada di daerah lain, ada pemilih yang memotret dalam bilik suara kemudian diduga mendapatkan bayaran dari kandidat. Ini upaya pencegahan saja. Jika terjadi tentu itu akan mengurangi kualitas Pilkada di Sulut,” tandas Mewoh.

 

Ditegaskannya,bagi masyarakat yang melakukan visualisasi pencoblosan di dalam bilik suara dan kemudian memberitahukan ke orang lain siapa yang dipilih yang bersangkutan diancam dengan hukuman 1 tahun penjara. “Sanksi tersebut sudah diatur dalam Undang-undang 8/2015,” ujarnya. Selain itu, Mewoh juga mengatakan, modus membawa kamera atau handphone di bilik suara, dicurigai adanya upaya politik uang.  “Biasanya, pemilih yang membawa ponsel atau kamera, adalah modus money politic dari tim sukses tertentu,” terangnya.

Untuk mencegah hal ini, pihaknya akan meminta kepada panitia penyelenggara Pilkada di kabupaten/kota untuk lebih teliti dalam memeriksa warga yang nanti akan menggunakan hak suaranya. “Kita nanti akan instruksikan kepada KPU kabupaten/kota agar disampaikan ke PPK, PPS dan KPPS. Nanti dari penyelenggara tingkat bawah, mensosialisasikan larangan warga membawa HP di bilik suara,”tandas Mewoh.(ctr-09/lyw) 

Komentar
Kirim Komentar