21 Nov 2015 10:48
AR: Dia Nakal di kampung, Saya berikan pelajaran Tapi Tidak memukul di Kepala

Oknum Kapolsek Dilaporkan Kasus Kekerasan

MyPassion
Ilustrasi.Foto: jpnn

RATAHAN—Oknum Kapolsek Touluaan berinisial AR berpangkat Ipda, dilaporkan warganya atas dugaan tindak kekerasan. Dugaan ini bukan tanpa sebab. Menurut laporan Des Kosegeran (46), warga Lobu Jaga Satu, Kecamatan Touluaan, dirinya mendapat perlakukan tidak wajar saat menghadap oknum Kapolsek, Kamis (20/11) lalu.

Alex Taogan selaku keluarga korban menceritakan, sekira pukul 16.30 Wita, 20 November itu, korban sedang duduk santai di sebuah warung milik warga di Desa Lobu. Tiba-tiba datang seorang polisi dan memanggil korban untuk datang ke Polsek. Korban pun mau diajak.

Sesampainya di Polsek, korban langsung mendapat sambutan tidak wajar dari oknum Kapolsek. Kuat dugaan, memukulkan benda tumpul di bagian kepala korban. Tak hanya itu, korban dihadiahi bogem mentah di wajah sebanyak tiga kali. Akibatnya, korban menderita cedera fisik serius dibagian kepala dan wajah. "Padahal, saya tidak tahu duduk persoalan seperti apa. Tiba-tiba saudara saya dipukul seperti itu. Kalaupun ada salah, jangan dengan tindakan seperti itu. Karena dia (Kapolsek) pelindung masyarakat dan bukan seorang pemukul," keluh Taogan.

Tak terima dengan kejadian itu, kata Taogan, pihak keluarga membawa kasus ini untuk diproses lebih lanjut. “Kami telah adukan kasus ini ke Polres Minsel. Kami juga sudah melakukan tindakan visum dan tinggal tunggu hasilnya," ungkapnya lagi.

12
Komentar
Kirim Komentar