18 Nov 2015 11:13

Beberapa Siswa di Tondano Diamankan Karena Bawa Sajam

MyPassion

TONDANO— Polres Minahasa ringkus lima siswa lantaran kedapatan membawa senjata tajam (sajam), di wilayah Kelurahan Katinggolan, Kecamatan Tondano Timur, Selasa (17/11) dini hari.

 

"Tugas mereka (siswa, red) harusnya belajar, bukan justru menjadi pembawa onar," Kapolres Minahasa AKBP Ronald Rumondor melalui Kasat Reskrim, Iptu Edy Kusniadi, kemarin.

Lima remaja yang diamankan yakni OT alias Vel (16) warga Kendis, VK alias Vik (17) warga Wulauan, LP alias Leo (16) warga Kendis, JM alias Jos (15) warga Ranowangko, DK alias Dol (18) warga Wengkol. "Parahnya, beberapa diantaranya merupakan siswa," ujar Kusniadi.

Diterangkannya, di tangan mereka, turut diamankan tiga anak panah wayer, satu pelontar, satu pisau besi putih ukuran sekitar 40 sentimeter. Lima kawanan tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Minahasa, untuk dilakukan pemeriksaan oleh unit IV Satreskrim Polres Minahasa.

"Lima orang ini sementara sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan lanjut. Masalah seperti ini harus diseriusi, karena ini sudah meresahkan masyarakat, sebab beberapa kejadian di Tondano Timur menggunakan panah wayer," jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa kasus tersebut juga akan dilanjutkan, karena merupakan kasus kriminalitas, yang bisa membahayakan nyawa orang lain. "Barang bukti juga sudah diamankan. Masalah ini juga harus menjadi perhatian orang tua juga pihak sekolah, untuk mengawasi anak dan siswa mereka," pungkasnya.(sin/gnr)

Komentar
Kirim Komentar